Semut Itu Bekerja Hingga Tuntas





belajar dari semut bekerja

Semut dikenal sebagai hewan yang melakukan pekerjaannya hingga tuntas. Sekali ia dan kawanannya memutuskan “mengambil pekerjaan”, maka pekerjaan itu akan selesai. Tidak pernah ada sejarahnya semut meninggalkan “proyeknya” terbengkalai. Nah, bagaimana hal ini juga bias kita teladani dalam pekerjaan sehari-hari?

Jangan terlalu longgar

Hindari menerapkan jadwal yang jangka waktunya terlalu lama.hasilnya akan beda,misalnya, antara:
“Saya akan menyelesaikan satu laporan dalam seminggu”, dengan;
“Saya akan menyelesaikan empat laporan dalam sebulan”.

Jika ditetapkan sebulan, maka kita akan merasa masih tidak masalah jika dalam seminggu pertama belum membuat laporan, toh belum mendekati deadline. Minggu kedua belum membuat laporan juga karena tersugesti masih ada waktu. Sampai akhirnya tinggal seminggu dan tidak memungkinkan lagi untuk membuat laporan empat bagian sekaligus sehingga target pun gagal dipenuhi.

Jadwal Masuk Akal
Menetapkan jadwal yang menantang yang memicu antusiasme untuk segera menyelesaikannya tentu boleh.namun yang harus diingat adalah jadwal yang ditetapkan itu harus tetap masuk akal. Jika tidak, yang terjadi justru kita akan merasa kecil hati, kehilangan antusasme, dan bahkan meninggalkannya sebelum tuntas.

Baca Juga : Semut itu Bekerja Hingga Tuntas

Temukan Peak Time
Setiap orang biasanya memiliki “Peak Time”, waktu dimana pikiran sangat fresh dan sangat menunjang untuk kita bias melakukan tanggungjawab dengan baik dan bahkan cepat. Ada yang dini hari, ada yang malam hari dan sebagainya. Temukan waktu ini dan manfaatkan betul-betul untuk mengerjakan pekerjaan yang ada.



Singkirkan Distraksi
Hal-hal apa saja yang paling slering membuat focus kita beralih dan meninggalkan pekerjaan kita? Temukan hal-hal yang berpotensi menggangu ini saat mengerjakan sebuah pekerjaan. Matikan internet saat bekerja. Set telpon dalam mode silent dan sebagainya.

Mulai dari Paling Sulit
Daftarkan hal-hal yang harus dikerjakan dan buat tanda pada tugas yang dianggap paling sulit atau paling membosankan. Kerjakan tugas itu diawal untuk memudahkan mengerkaan tugas-tugas lainnya yang lebih mudah dalam check list. Beda orang, beda pula gayanya; tapi mengerjakan tugas-tugas mudah diawal biasanya membuat kita cenderung jadi malas saat tiba waktunya mengerjakan pekerjaan sulit.

Lakukan saja
Jika situasinya memang meungkinan, langsung kerjakan pekejraan dan tanggung jawab meskipun kita tidak merasa sepenuhnya siap atau belum termotivasi.jangan biarkan rasa malas mendominasi pikiran, kerjakan tugas pertama yang terpikirkan dikepala dan biarkan motivasi yang mengikutinya.

Ingat Tujuan
Dalam prosesnya akan dating masa dimana antusiasme mulai kendor. Dengan segala tanngan yang mungkinmuncul ,kita bahkan mungkiningin berhenti ditengah jalan.pada saat-saat seperti ini coba ingat-ingat lagi tujuan akhirnya. Mengapa Anda melakukannya? Dampakbaik apa yang akan anda terima saat pekerjaan ini tuntas? Atau yang akanterjadi jika pekerjaan itu tidak selesai?

Sudah Baca Artikel ini?







Posting terkait dengan Semut Itu Bekerja Hingga Tuntas







Hak cipta © Indra Widaryanto
error: Content is protected !!