Mengubah Kegagalan Tanpa Tongkat Sihir
Saat JK. Rowling ditunjuk untuk berbicara dalam acara kelulusan di Universitas Harvard, bukan berbicara tentang kesuksesan, ia malah bercerita tentang kegagalan. Dia hubungkan pernyataannya dengan cerita kehidupannya, sebagai wanita muda yang baru lulus, dia memiliki mimpi untuk menulis novel. Daripada meneruskan kuliah, ia malah memilih studi tentang literature Inggris. Meskipun demikian, pada awalnya ia harus melakoni hidup sebagai orang tua tunggal yang tidak punya pekerjaan. “Orang miskin di Inggris tanpa memiliki rumah”, demikianlah JK. Rowling menggambarkan keadaannya.
Namun, selama ia menjalani masa-masa sulit dalam hidupnya itu, dia menyadari bahwa masih ada sesuatu yang berharga dalam hidupnya, yaitu putri kecilnya, sebuah mesin tik tua dan sebuah ide yang akan menjadi dasar bagi kehidupannya di masa yang akan datang. Mungkin anda pernah mendengar Harry Potter? Ya, itulah ide brilian yang mengubah hidupnya dari seorang ibu tunggal pengangguran menjadi penulis terkenal. “Anda mungkin tidak pernah mengalami kegagalann pada skala yang pernah saya buat” ujar JK Rowling dihadapan para wisudawan,”Tetapi mustahil untuk hidup tanpa pernah mengalami kegagalan, kecuali anda tidak pernah berbuat apa-apa. Dan dalam hal ini anda gagal karena tidak pernah mencoba.” “Anda tidak pernah mengetahui siapa diri Anda yang sebenarnya atau kekuatan hubungan yang Anda miliki, sampai keduanya mengalami pengujian oleh penderitaan. Dan Hikmat seperti ini adalah sebuah hadiah. Mengalami kemenangan atas penderitaan merupakan suatu yang sangat berharga bagi saya lebih dari gelar apapun yang saya terima.”
Seringkali kita alergi dengan kegagalan, begitu bertemu dengan kegagalan kita ingin segera menjauhinya. Mungkin kegagalan bagi Anda itu adalah tidak punya pekerjaan, masalah rumah tangga, atau masalah dengan bos Anda. Namun, ijinkanlah kegagalan itu membentuk Anda menjadi pribadi yang lebih kuat. Anggaplah kesulitan yang Anda hadapi sebagai sebuah kesempatan yang terbungkus dalam kertas kado yang buruk. Sama seperti JK. Rowling, dia dapat mengatasi kegagalan dalam hidupnya dengan sesuatu yang Tuhan sediakan di dalam hidupnya. Sebuah ide, mesin tik tua dan semangat dari putri kecilnya telah membuat hidupnya berubah, dan hal ini tidak membutuhkan kekuatan tongkat sihir. Hal yang sama juga dapat kita alami. Tuhan telah menaruh sesuatu dalam diri kita untuk mengubah kegagalan yang ada menjadi sebuah keberhasilan.
