9 Finisher Characters





cerita motivasi dongeng motivasi finisher

  1. Commit Less Often

Daripada obral janji tapi banyak yang tidak dan bahkan tidak ada yang ditepati. Lebih baik berjanji sekali namun ditepati.

Karakter seorang finisher juga sama. Ia benar-benar mempertimbangkan terlebh dahulu apakah ia akan memulai sesuatu atau tidak. Begitu ia memutuskan untuk memulai, ia menyelesaikannya.

  1. Bukan What dan How, tapi Why

Banyak orang sibuk mengawali apa yang dikerjakannya dengan pertanyaan “Apa yang harus dilakukan?” dan “Bagaimana melakukannya?”. Bukannya salah, tapi akan lebih tepat jika sebuah pekerjaan diawali dengan pertanyaan: “Mengapa saya melakukannya?”. Pertanyaan ini akan melahirkan sebuah tujuan, dan tujuan itulah yang kemudian akan membantu Anda menjawab pertanyaan apa yang harus dilakukan dan bagaimana melakukannya.

  1. Prepare For The Worst

Seorang finisher tahu benar bahwa perjalanannya menyelesaikan sebuah proyek tidak akan mudah. Karena itu, ia pun bersiap dari awal. Tidak hanya membayangkan tujuan akhirnya, ia juga sudah membayangkan perjuangan seperti apa yang harus ia bayar.

  1. Set A Self – Punishment

Seorang finisher juga adalah orang yang tega pada dirinya sendiri. Ia bahkan menetapkan konsekuensi-konsekuensi berat yang harus ia jalani jika ia tidak berhasil menyelesaikan proyek sesuai waktu yang sudah ditentukannya sendiri.

  1. Less Planning

Merencanakan itu penting. Tidak berencana sama dengan merencanakan kegagalan. Seorang finisher tahu benar hal itu, tapi fokusnya yang terutama adalah bagaimana ia dapat bertindak secara mungkin. Ia tidak memakai “proses perencanaan” sebagai alasan untuk meneguhkan pekeerjaan ang sebesarnya. Ia memberi deadline untuk perencanaan dan kemudian segera bertindak.

  1. Work By Time

Seorang finisher bekerja berdasarkan waktu yang sudah ia tentukan, bukan sudah sempurna atau tidaknya sebuah pekerjaan. Bukan berarti asal-asalan, ia hanya tidak diperbudak oleh kesempurnaan. Sering kali, ketika terlalu perfeksionis, seseorang malah tidak akan pernah menyelesaikan apa pun.



  1. Inpiration Creator

Seorang finisher adalah orang yang menciptakan inspirasi, bukan menunggu inspirasi itu datang. Ia proaktif dan menciptakan sebuah lingkuangan yang memaksa timbulnya sebuah inspirasi. Somerset Maughham, seorang novelis, pernah berkata “Saya menulis hanya saat inspirasi itu datang menghampiri saya. Untungnya, inspirasi itu selalu datang tepat jam 9 pagi setiap hari.”

  1. Smart Pain Choser

Seorang finisher adalah orang yang bijak dalam memilih rasa sakit. Bertindak dan tidak bertindak memiliki salibnya masing-masing. Proses menyelesaikan sesuatu memang berat, tapi itulah yang harus Anda bayar untuk mendapatkan sesuatu pun juga akan mendatangkan sakitnya sendiri: tidak pernah mencapai apa-apa, diremehkan, pekerjaan menumpuk dan sebagainya.

  1. Penganut Hukum 40%

Navy Seals dikenal sebagai satuan prajurit terkuat di dunia. Dalam menjalani latihannya, mereka memegang kuat hukum 40%, Artinya saat mereka mereka sudah sampai pada batas kekuatannya, sebenarnya mereka baru mengeluarkan 40% energinya. Hal ini yang sama juga diterapkan seorang finisher. Ketika merasa sudah habis dan tidak ada  yang bisa dilakukan; jangan percaya! Energi Anda masih ada 60%!

source: Spirit Motivator

Sudah Baca Artikel ini?







Posting terkait dengan 9 Finisher Characters







Hak cipta © Indra Widaryanto
error: Content is protected !!